Dia, laki-laki yang berhasil membuat dunia saya jungkir balik, laki-laki yang mengajarkan saya arti sebuah kehidupan. ya nama itu... nama yang selalu saya seleipkan dalam setiap sujud saya kepada Allah, nama yang selalu membuat hati ini bergetar ketika menyebutnya.
nama itu... yang telah menemani saya menjalin hubungan 4 tahun lebih namun nama itu juga yang mengecewakan saya dan pergi menghilang tanpa jejak memutuskan komunikasi sepihak tanpa pemberitahuan. sakit? jelas sakit lebih sakit ketika merasakan diduakan dalam satu waktu. mencoba menjalani hubungan sekali 3 dengan 1 laki-laki dan 2 wanita. bodoh? benar cinta lah yang membaut bodoh bahkan mengabaikan hati dan logika,dibutakan oleh hasrat menyayangi tanpa peduli sakit yang timbul setiap harinya.
nama itu yang sampai sekarang masih terngiang dan terpatri didalam hati dan jiwa,stupid girl? but it's my choice, be like crazy because love love love.
Jumat, 22 Januari 2016
Memaknai Arti Sebuah Penantian
Kadang kita meremehkan namanya sebuah penantian, entah itu penantian soal pekerjaan,kasih sayang atau cinta. banyak orang yang lebih memilih untuk menyerah ketika usahanya tidak dihargai tapi sebagian yang lain memilih tetap dengan penantian nya yang tidak tau kapan akan berhenti. saya pribadi termasuk salah satu orang yang memilih penantian karna saya percaya tidak ada penantian yang sia-sia selagi kita berusaha dan dengan niat yang ikhlas.
saat inipun saya tengah menanti,menanti seseorang yang sudah 4 tahun menemani saya meski sebagai seorang kekasih meski saya tidak tau dia dimana sekarang karna setelah putus tepat bulan agustus 2015 saya kehilangan kontaknya. saya msih berusaha mencari keberadaan nya dengan alasan masih menyanyangi. entah kalian berfikir saya bodoh tetapi itulah pilihan saya menanti yang tidak tau apakah dia akan kembali kepada saya.sampai saat ini rasa yang saya miliki masih tetap sama dan tidak akan berubah karna saya yakin setiap usaha pasti akan ada hasilnya.ya dengn penantian yang tulus yang bisa saya lakukan saat ini.
saat inipun saya tengah menanti,menanti seseorang yang sudah 4 tahun menemani saya meski sebagai seorang kekasih meski saya tidak tau dia dimana sekarang karna setelah putus tepat bulan agustus 2015 saya kehilangan kontaknya. saya msih berusaha mencari keberadaan nya dengan alasan masih menyanyangi. entah kalian berfikir saya bodoh tetapi itulah pilihan saya menanti yang tidak tau apakah dia akan kembali kepada saya.sampai saat ini rasa yang saya miliki masih tetap sama dan tidak akan berubah karna saya yakin setiap usaha pasti akan ada hasilnya.ya dengn penantian yang tulus yang bisa saya lakukan saat ini.
Langganan:
Komentar (Atom)